Kotak Pos (belum diisi. . .)

Finally, I’ve got 20 postcards already from postcrossing and 8 from Private Swap.. Lumayan banyak juga ya. Gak kerasa. Hehe..  Mulai postingan selanjut-selanjutnya, saya mau tulis satu persatu kartu pos dan cerita di balik kartu itu. Kalo sekarang sih ya, bundled jadi gallery per Negara dulu biar gampang dilihatnya J.

Kembali ke Judul, “Kotak pos”. Kalo diluar negeri sih setiap rumah hampir pasti punya kotak pos di halaman rumahnya. Di sini? Jarang banget saya lihat rumah yang masih ada kotak pos di depan gerbangnya. Termasuk tempat tinggal saya. Biasanya pak pos kalo antar, langsung masuk lewat pagar, terus ke garasi ninggalin kartu pos di lantai. Hmm.. Perlakuan yang semena-mena. Tapi ngga apalah yang penting sampe.

Setiap kartu pos yang saya terima akan saya simpan di lemari buku saya yang cuma satu kotak kecil. Maklum 4 bersaudara, tapi meja belajarnya Cuma satu :p . ahhaha.. Karena hal itu, saya bikin kotak pos sendiri sebagai tempat penyimpanan perlengkapan pos.

Berbekal double tape, kardus bekas sepatu, dan kertas kado saya mulai sulap kotak sepatu jadi kotak pos. Ini dia hasil jadinya… TARAAAA!!!

dibuat susah payah dari kardus sepatu

Lalu apa saja isinya?

  • Kartu pos dari kiriman para postcrosser.

    postcards from postcrosser

  • tempat biasa menyimpan kartu pos

  • Kartu pos saya baik yang handmade mau pun yang beli. (Untuk kartu pos yang saya bikin sendiri modalnya ngegambar, edit dikit di potoshop/illustrator, lalu  ngeprint cuma Rp10.500 bisa dapet delapan kartu).

    my postcards, ready to send😀

  • Souvenir  untuk para penpal😉, dan orang yang menjawab permintaan private swap saya. Harga souvenirnya gak yang mahal –mahal. Cuma Rp1000 s.d Rp15000/pc. Semakin berat amplop semakin mahal ongkosnya, jadi saya pilih aksesoris yang murah-murah aja. Biar ongkosnya juga murah (<10rb). Secara masih unemployed sibuk >_<
  • Beberapa perangko stok saya dari filateli pusat Bogor dan amplop khusus untuk para penpal.😀
  • Indonesia stamps

nice envelope

Ya, itulah kotak pos yang saya punya dengan segala isinya. Ada cerita lain tentang kotak pos milikmu😀 ?

2 thoughts on “Kotak Pos (belum diisi. . .)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s