Hari Gini Sahabat Penaan? Masih Jaman?

penpal

Sahabat pena, itu istilah yang saya denger pas duduk di bangku SD. Saat itu saya masih langganan majalah Bobo dan memang ada rubrik tentang orang-orang yang mencari sahabat pena. Tapi itu dulu, belasan tahun lalu.

Sekarang, seiring dengan perkembangan zaman. Istilah sahabat pena pun semakin membuyar ditelan kemajuan teknologi yang semakin pesat. Bahkan mungkin anak SD zaman sekarang ngga kenal juga tuh dengan istilah sahabat pena. Kalau dipikir tentang keefesienan waktu, iya sih memang benar email/WhatsApp/Line atau Social media apa pun itu bisa membuat pesan kita lebih cepat sampai bahkan tidak terhitung menit. Nah, ngambil dari kisah ke-mainstream-an internet untuk menjalin hubungan baik dengan orang lain maka saya cobalah bersahabat pena dengan orang di sebrang samudera.

Sahabat pena; seseorang yang berteman dengan orang lain melalui surat-menyurat. Saya sendiri bukan pengoleksi sahabat pena. Bagi saya, cukup beberapa saja tidak sampai 5. Bahkan saat ini saya hanya punya satu sahabat pena yang masih aktif tulis-tulisan surat dan kirimkan benda kecil untuk saya. Yang lain karena tidak punya waktu cukup hanya tulis-tulisan PM atau Email saja untuk cerita sesuatu.

Terus apa asiknya sih Sahabat pena, udah surat nyampe nya lama, nulis tangan kan lama dan belom tentu kebaca, terus biaya kirim amplop kan lebih mahal lagi, apalagi kalau ada benda lain selain kertas yang dikirim. Wah..  ngga sayang?

Gini deh, seiiring perkembangan jaman semakin sedikit orang yang mau menulis tangan, semua bisa via gadget. Maka, menurut saya tulisan tangan di jaman sekarang itu semakin tinggi nilainya. Kita bisa lihat usahanya nulis surat, nempelin perangko, milih-milih benda kecil dari negaranya, terus dia ke kantor pos buat kirim surat. Dan yang paling keren semua itu dilakukan untuk orang yang hanya kita kenal lewat surat! Belum pernah kita temui. Aneh ga sih? Makanya dari itu ke-so sweet –an itu yang saya cari *eyaaah.. Ya, anti mainstream deh pokoknya kalau kita masih aktif bersahabat pena :p . Sensasi menerima surat dari sahabat pena tentunya beda dengan nerima surat tagihan, bukan? :p dan ini ngga sayang kok, karena ngga sampai 50rb juga untuk kirim surat ke luar negeri kan?😀

Lalu apa aja yang dishare dengan sahabat pena?

Saya sendiri suka bingung mau cerita apa. Pembukannya sih perkenalan seperti biasa. Orang itu beda-beda macemnya. Sahabat pena saya yang masih aktif ini hobi banget nulis. Sekali dia kirim surat bisa sampai 8 halaman kertas A4. ya bayangkan 8 halaman kertas A4!! Kami cerita tentang kehidupan, budaya, kebiasaan khas di negara masing-masing, bahkan tentang keluarga, masalah kuliah atau kerjaan. Kadang dia sertakan benda kecil oleh-oleh dia beres travelling dengan pacarnya. Saya sendiri juga ceritakan hal yang sama, sepanjang juga 8 halaman bahkan 10 halaman tergantung mood saya.

Apa untungnya punya sahabat pena?

Untungnya, Selain nambah teman, kita bisa mengenal kebudayaan orang lain melalui cerita mereka yang mereka tulis disurat. Kita bisa dapet benda-benda dari negara mereka juga termasuk uang. Rahasia kita di surat itu pun terjamin :p. Oya, saat nulis surat untuk penpal, saya sekalian belajar menulis dengan grammar yang benar. Sewaktu-waktu entah kapan siapa tau kita ketemu di suatu tempat yang ngga di sangka-sangka.  

Nah gimana sekarang, mau mulai bersahabat pena dengan orang di seberang samudera? Mulai cari aja dari sekarang ya😀. Kalau nyari sahabat pena bisa via postcrossing.forum atau hastag #snailmailrevolution atau #penpalswanted di instagram😉

Ingat, tulisan tangan itu lebih berharga dibandingkan times new roman dan antek-anteknya… dan sahabat penaan ini Cuma untuk orang yang anti mainstream ditengah kebisingan akan teknologi yang semakin merajalela. .hehe

10 thoughts on “Hari Gini Sahabat Penaan? Masih Jaman?

  1. Mampir ke blog ini gara2 searching masalah perangko.

    Gue juga lagi sapen-an loh! Punya satu sapen di Amerika, udah kenal dari 7 bulan lalu dan skrg msh aktif kirim2an surat. Kalo udh terlalu kangen & pengen cerita langsung baru via email.

    Bener banget, nulis surat perjuangan bgt. Belom lagi nentuin kita kapan mau ke kantor pos. Ada effort tersendiri daripada cuma ngeklik “send” dan kalo dapet surat balesan rasanya seneng gimanaaaa gitu!

    • iya, ada kebahagiaan tersendiri ya kalau punya sahabat yang belom pernah ketemu tapi bisa share segalanya, dan suatu hari kalau kita ketemu mereka,, pastinya berkesan banget.. smoga bisa sampai tua sahabat penaaanya🙂

  2. Halo mbak Denissa,
    senang ya mbak bisa surat-suratan ke orang Yang punya same interests🙂
    Terakhir saya kirim surat tuh pas kelas Lima SD. Nah baru-baru ini temen saya dari Jerman minta dikirimin kartu ucapan tahun baru sama surat. Kira-kira tarif prangkonya berapa ya kalau 3 lembar kertas dalam amplop? Terus kalau pakai perangko apa perlu dititipin petugas kasir atau langsung dimasukkan ke kotak pos? Kira-kira sampainya berapa lama mbak?
    Mohon dijawab ya mbak🙂 Terima kasih bantuannya..

  3. Mbaak mau curhat boleh? *sekalian tanya dikit.
    Ini pertama kalinya dalam hidup aku kirim surat ke USA, ceritanya penpal pertama ni. Aku tulis suratnya, ke kantor pos, nanya mbak yg tugas kirim surat pakai perangko ke Amerika berapa, katanya 10rb. Dan aku lupa tanya nyampenya brp lama *arrgh~. Setelah 2 mingguan, aku tanya temenku yg di amrik itu katanya belom nyampe.
    Kira2 berapa lama ya mbak suratnya sampai sana? T___T *kekhawatiran pemula

    • Halo, iya kalau pakai prangko memang lama dan tidak bisa dilacak, umumnya kalau ke amerika sebulan – 2 bulan. Sama seperti ke rusia/ china lama. Atau bisa jadi kantorposnya sedang overload.
      Smoga bisa bersabar ya, temannya🙂

  4. Halo mbak, baca bologna bikin kangen buat masuk ke dunia surat-menyurat lagi hehe, terakhir waktu sd alias belasan tahun lalu haha
    mau nanya nih mbak, nyari temen buat sapean gimana ya ? pengen banget surat menyurat lagi nih😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s